18 May 2016

Menghindari Larinya Konsumen Ke Pesaing, Butuh Komunikasi yang Intens



Memiliki belasan ribu teman di komunitas bisnis membuat saya semakin tahu masalah yang terjadi di lapangan bagi pebisnis.  Satu-persatu training pun INDSCRIPT Training Center diselenggarakan based on story anggota komunitas bisnis yang saya kawal.

Omzet yang menurun
Kesulitan mengemas strategi
Minim networking
Konsumen lari ke pesaing
Inovasi yang kurang
Tapiiii...modal terlanjur habis karena STOK yang tidak terjual, konsumen-konsumen lama malah lari ke pesaing.

Kenapa konsumen bisa lari ke pesaing?
Dalam berbagai kasus, cara memprospek yang kurang komunikatif serta membuat diskusi jadi mentok itulah yang jadi masalah utamanya.
Bisnis adalah komunikasi
Komunikasi dalam bisnis saat penting saat ini dan sampai kapanpun
Menghindari larinya konsumen ke pesaing butuh komunikasi yang intens.
Anda juga jangan langsung memprospek orang-orang yang baru Anda kenal.  Usahakan berteman dulu, berkomunikasi secara intens, agar mereka lebih terbuka terhadap Anda.  Bangun kepercayaan.  Tak lama lagi, tanpa Anda susah payah memprospek, mereka akan secara sukarela membeli produk Anda. 
Latihlah kemampuan dan keterampilan berkomunikasi atau public speaking Anda.  Jika perlu Anda bisa mengikuti training atau mencari coach creative public speaking.  Dari mereka Anda akan mendapatkan banyak ilmu bagaimana teknik-teknik closing yang jitu.
Kenalilah konsumen Anda, termasuk juga konsumen-konsumen lama Anda. Cari tahu apa kebutuhannya.  Berikan solusi atas kebutuhan konsumen Anda.  Setelah itu pahami apa saja yang diharapkan konsumen dari yang Anda tawarkan. Ungkapkan dengan jelas semua informasi yang dibutuhkan.   Transfer manfaat-manfaat positif dari produk Anda kepada mereka. 
Niatkan bisnis untuk berbagi manfaat pada semua orang.  Jika niat Anda baik, komunikasi yang Anda lakukan akan lebih lancar.

Pelajaran berharga juga kadang-kadang saya dapatkan dari sebuah komunikasi.  Saya berusaha menghindari kemarahan termasuk mencoba untuk tidak marah.  Begitupun saat Anda menghadapi konsumen yang mengesalkan.  Memang tidak mudah mengendalikan emosi.  Namun jika kita bisa mengendalikannya, hati akan terasa sangat damai, komunikasi pun akan lancar.
Memiliki sikap mental untuk berpikir, bertindak, berjejaring dan berkomunikasi secara positif dan kreatif akan mempermudah langkah kita, dimanapun, kapanpun. 

Mari makin KREATIF BERKOMUNIKASI.


No comments: