04 October 2015

Ammar Sang Penjaga


Ammar sangat menempel pada sang Ayah. Kemanapun Ayah pergi, dia selalu ingin ikut. Hingga suatu hari, tumben, dia tak mau lagi ikut...
Saya pun bertanya pada Ayahnya, "Kok tumben Ammar nggak nangis, kalau Ayah pergi?"
Ayahnya berkata, "Sejak saya bilang, Ammar adalah penjaga Bunda dan Teteh Nanit kalau Ayah pergi, dia sepertinya paham dan sejak itulah dia tak pernah lagi minta ikut"
Haiiits, saya kembali bertanya, "Kapan Ayah mengatakan hal itu padanya?"
"Menjelang tidur, butuh beberapa hari saya menanamkan itu pada Ammar. dan sekarang, dia sangat paham."
OOoh Ammar ^__^

No comments: