28 March 2014

Mengelola Kekhawatiran Pada Perempuan

Bersama Dewi Hastuti dari Solok
 Pernahkah Anda merasa masa depan Anda akan sedemikian buruknya?
Pernahkah Anda begitu khawatir dengan penilaian orang lain pada diri Anda?
Pernahkah Anda merasa keluarga Anda adalah keluarga paling bermasalah di dunia ini?
Pernahkah, pernahkah, atau bahkan hari ini Anda merasakan hal itu dan membuat tidur Anda tidak nyaman, jantung Anda berdetak super kencang, hingga tubuh Anda  tidak bergairah melakukan apapun?
Semua itu berawal dari rasa khawatir!
 
Kekhawatiran terjadi dimana-mana. Khawatir adalah salah satu pemikiran akan sesuatu secara negatif yang belum benar atau akan terjadi, namun seolah-olah kita menyakini hal itu akan terjadi sehingga merampas ketenangan kita.
Kekhawatiran kerap terjadi dimana-mana, terutama pada perempuan. Apalagi pada perempuan yang relatif lebih sensitif, lebih mudah tersentuh hatinya, lebih pemikir, serta lembut hatinya. Namun, jangan sampai kekhawatiran ini menjadi sumber petaka bagi perempuan. Kekhawatiran yang berlebihan cenderung lebih memberikan dampak negatif daripada positif.
 
Negatif yang sering terjadi pada kekhawatiran adalah pemikiran yang berlebihan atas lingkungan di sekitar kita, atau mungkin seseorang yang tidak tahu menahu atas masalah kita. Khawatir membuat langkah menjadi lebih pendek karena ketakutan yang tidak beralasan, khawatir membuat kita kerapkali terjebak pada pemikiran negatif pada situasi yang masalah yang ringan sekalipun, khawatir membuat kita lebih sering lemas daripada bersemangat.
 
Maka, ketika kekhawatiran mulai datang, satu hal yang bisa kita lakukan adalah BERDAMAI dengan khawatir dan MENJODOHKANnya dengan KELEBIHAN kita.
Ketika khawatir atas penilaian orang lain, segera KOREKSI diri dan memperbaiki
Ketika khawatir tentang masa depan, segera list kemampuan dan melangkah dengan yakin
Ketika khawatir dengan suami, segera percantik hati dan diri agar menggairahkan cinta kembali
Ketika khawatir dengan uang, segera yakini bahwa rezeki siap dipetik esok hari
Ketika khawatir dengan utang, segera rapatkan diri padaNya dan mintalah jalan melunasinya
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Allah sudah mengatur hidup kita dengan baik pun dalam kondisi paling buruk menurut nalar kita.
 
Perempuan, jangan khawatirkan apapun, melangkah saja sebaik yang Anda bisa…

No comments: