07 December 2007

Mari mulai berINVESTASI IDE

Menjelang tahun 2008, para pelaku industri penerbitan buku mulai mengintip berbagai peluang dan potensi bisnis yang bisa dikembangkan. Sudah berlangsung lama sebelumnya penerbit beranak pinak dalam mengembangkan lini produk. Tempo lalu, konsep beranak pinak ini dipelopori oleh penerbit Gramedia yang kini memiliki sejumlah penerbit baru masing-masing cirri khas buku seperti Elex Komputindo dengan buku-buku komputernya, Grasindo dengan buku-buku sekolah,serta beberapa anak perusahaan lainnya. Mizan yang awalnya memiliki satu penerbit yang awalnya mengkhususkan diri dengan buku-buku Islam akademis dan pemikiran, sekarang sudah beranak pinak dengan penerbit dengan nama baru, seperti Qanita, Hikmah, DAR!, dan Teraju. Jika penerbit sudah melakukan hal tersebut, lantas kenapa penulis tidak melakukannya juga?
Apa yang dilakukan penulis untuk dapat tumbuh berkembang sejalan dengan pertumbuhan penerbitan. Salah satu cara paling sederhana adalah dengan mulai menginvestasi ide yang ada di kepala. Taruhlah Anda saat ini adalah penulis yang mengkhususkan diri menulis novel-novel remaja, tapi Anda memiliki ide untuk mulai menulis buku-buku remaja lainnya, misalnya teens guide, psiko pop, self help, atau tema lain yang notabene Anda memiliki ketertarikan ke arah sana dan punya segudang ide yang siap tumpah. Kenapa tidak Anda lakukan dari sekarang?

Inventarisir Ide
Otak memiliki kapasitas yang terbatas untuk merekam ingatan manusia, itu sebabnya adalah satu pilihan bijak jika Anda mulai menuliskan ide-ide dalam sebuah catatan yang dapat Anda lihat setiap saat kalau perlu Anda tambah setiap hari
Tuliskan ide Anda berdasarkan tema buku, misalnya seperti contoh di bawah ini :

Pengetahuan Umum, Sains, & Teknologi
1 Remaja melek teknologi
2 Nge-net yuk!
3 Menengok kerajaan semut

Terapan
1 Biar Hobby Jadi Duit
2 Kaya dengan menulis
3 Sukses jualan di sekolah

Moral & Budi Pekerti
1 Say “YES”
2 Say “No”
3 Terindah Untuk Ibuku

Pergaulan
1 Cinta abadi sampai mati
2 The hand book of love
3 Ketika dia mengajak merit?

Girl only
1 Kenapa Harus Diet?
2 Cantik Kan Nggak Harus Putih!
3 Cantik Kan Nggak Harus Langsing!

Manajemen & Psiko Pop
1 Making friend
2 Manajemen belajar siswa
3 Badai pasti berlalu – jangan bersedih

Lakukan benchmark buku
Tak ada salahnya Anda mulai memposisikan diri Anda sebagai pembaca sekaligus orang yang tergabung dalam industri penerbitan untuk mencari benang merah atas buku-buku yang populer saat ini dan secara tidak langsung akan menambah wawasan Anda dalam membuat karya buku yang berkualitas. Misalnya setelah hadir Habiburahman El Shirazy dengan buku best Seller ayat-ayat cintanya, muncul novel-novel sejenis yang tak kalah populernya dengan tema yang sama. Lalu, kenapa Anda tidak mencoba menambah inventarisir ide Anda melalui cara seperti ini?

Lakukan penawaran Ide
Penulis harus pula tampil untuk mempromosikan sejumlah ide yang sudah diinventarisir dengan baik dan rapih. Lakukan penawaran baik melalui lisan mau pun tulisan kepada penerbit-penerbit. Bukan tidak mungkin bahwa dengan pola seperti ini pun Anda akan mendapatkan ide baru berdasarkan masukan dari penerbit yang Anda tawarkan. Semakin kayalah Anda dengan ide Anda, dan bukan tidak mungkin Anda pun semakin produktif dengan order dari penerbit atas ide-ide Anda.

Ide Anda adalah Investasi tak ternilai
Satu-satunya harta yang tak akan pernah bisa dicuri adalah ide di kepala Anda. Anda adalah pemilik pikiran dan otak Anda, Anda bebas menggunakannya ke arah yang mana. Ketika Anda sudah menginventarisir ide maka sudah dipastikan ide Anda adalah investasi yang tak ternilai harganya. Semakin banyak ide yang muncul semakin besar investasi Anda.

Konsistensi antara ide dan wujud nyata dari ide
Ide Anda bukan sekedar ide, ada baiknya ide Anda muncul karena Anda yakin dapat menerjemahkan ide Anda dengan baik serta mengcreate buku yang sama okenya dengan ide yang Anda buat. Jika memang ide itu ide menarik namun Anda tidak yakin dapat membuatnya setidaknya Anda memiliki alternatif jika penerbit memilih ide tersebut.

Nah, selamat berinvestasi ide di tahun 2008!

No comments: