26 February 2006

BERBICARA di depan umum?siapa takut?

“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS Yunus, 10 : 62)

Sebenernya sih kamu orangnya cablak banget, kata temen-temenmu kamu cerewet abiiiiz. Tapi kok aneh ya ketika kamu tiba-tiba harus ngomong di depan orang banyak, cablak dan kecerewetanmu langsung ngilang nggak tentu rimbanya. Lututmu langsung gemeretek kayak mau patah, badanmu langsung kedinginan kayak di Eskimo, dan keringatmu berguguran segede-gede biji jagung. Yang paling nyebelin kamu jadi nggak punya bahan apapun untuk ngomong. Jijay kan ngadepin situasi ini. Truz, gimana dong ngadepin hal ini?
Sah-sah saja ketika kamu melontarkan kalimat, "waduh saya agak nervous juga melihat sebegini banyaknya peserta di hadapan saya."
Paksakan diri untuk tidak menghindari tugas itu.
Jangan takut untuk melakukan kesalahan untuk berbicara karena dari sana kamu melatih diri untuk lebih baik dan lebih baik
Buang ketakutan ketika membayangkan reaksi orang lain atas materi yang kamu bicarakan
Kemampuan bicara dapat kita latih setiap hari. So, jangan takut untuk terus berlatih!
Do it, and do it again deh!

Fardhu’ain : Berbicara di depan umum dengan penampilan yang membuat kita nyaman!

Bandung, 25 Februari 2006

No comments: