03 December 2017

BINGKAI KEHIDUPAN ITU BERNAMA KESEDERHANAAN...


-
-
Sejak membuat komunitas, saya harus bertemu dengan beragam kepala dan pemikiran.
Kadang ada yang setuju, kadang ada yang tidak setuju
Kadang ada yang suka, kadang ada yang membenci
Kadang ada yang memuji, kadang ada yang menghina
Kadang ada yang membahagiakan, kadang ada yang membuat saya sedih
Kadang ada yang mengenakkan, kadang ada yang menyakitkan
Dan...untuk semua peristiwa itu saya bingkai dengan kacamata yang SEDERHANA
Dengan bingkai sederhana saya mampu lebih obyektif melihat sesuatu, alias tidak ikut terseret pada perasaan saya sendiri terutama perasaan orang di sekitar saya terutama dalam konotasi yang negatif
Contoh:
Ketika ada orang yang membenci seseorang, kadang ada hal buruk yang akan dilakukan: berusaha membuat orang lain itu membenci
Ghibah sana sini...
Fitnah sana sini...
Menaburkan aura kebencian demi memuaskan diri dan hati sendiri
Saya tak bergeming!
Saya berusaha NETRAL dalam beragam situasi, terutama netral pada hati sendiri
Saat ada orang membencinya, kenapa saya harus ikut membencinya?
Demikian juga ketika saya tidak menyukai seseorang, saya tidak perlu membuat orang tidak menyukainya, bukan?
Saya netral saja!
Dalam banyak hal BINGKAI SEDERHANA AKAN MENYELAMATKAN KITA
Jika bahagia jangan berlebihan...
Jika membenci jangan juga berlebihan...
Jika kecewa janganlah berlebihan...
Jika terpuruk jangan terlalu berlebihan...
Sebab segala yang berlebihan akan MERUGIKAN diri sendiri
Tugas kita sebagai manusia hanya satu: LAKUKAN YANG TERBAIK dan tuntunannya sudah ada: AL-QUR'AN dan SUNAH ROSUL.
Berat? Pasti berat! Melakukan kebaikan jauh lebih berat dibandingkan melakukan keburukan.
Tapi, KEBAIKAN akan membawa kita ke arah KEBERUNTUNGAN dunia dan akhirat, InsyaAllah...
Sekarang...
Jika ada yang membencimu, lupakanlah. Fokuslah pada mereka yang mencintai...
Jika ada yang melukaimu, hapuskan dendam. Fokuslah pada makna yang tersirat dalam luka itu dan melangkahlah terus.
Jika ada yang membuatmu lemah, bangkitlah. Tunjukkan pada dunia bahwa ada Allah pelindungmu...
Jika ada yang merendahkanmu, bergeraklah, kelemahan tidak akan meruntuhkanmu.


 Selamat berkarya dengan kebaikan terus menerus sahabat perempuanku, aku sangat mencintaimu
Indari Mastuti

cc: Ketum IIDN Widyanti Yuliandari, Ketum IIDB Hayati Ozie Fauziyah
Young CEO emakpintar.org Vinny Nur Indah Lestari
Kapten Emakpintar Yogya Euis Marlina
Kapten Emakpintar Jabodetabek Diah Octivita Dwi Purwanti
Kapten Emakpintar Batam Sri Hartini
Kapten Emakpintar Jatim Ekorini Kusumaningtyas

Kapten Emakpintar Bandung Fenny Solehati

No comments: