17 April 2017

Krisis adalah ALAT BELAJAR!



Mengetahui bahwa perusahaan-perusahaan raksasa BANGKRUT sangat tidak pernah dibayangkan. Ini terjadi pada NOKIA, FUJI FILM, dan beberapa brand lain yang awalnya adalah penguasa pasar.

Kalau mereka bisa bangkrut apalagi kita yang belum membangun sistem bisnis dengan kuat, atau bisa dibilang semua masih tergantung pada satu atau dua orang, atau punya banyak karyawan namun mereka masih dalam standar "rata-rata"

Mereka yang sudah membangun sistem saja bisa hancur, apalagi kita.

TAPI....
Kehancuran perusahaan raksasa menjadi salah satu sarana baru untuk introspeksi, "apa yang harus diperbaharui dari perusahaan saya agar tidak hancur?"

TAPI...
Jangan jauh-jauh ke perusahaan besar, mari kita lihat ke dalam perusahaan sendiri. Pernahkah perusahaan merasakan sebuah krisis atau malah banyak krisis? Ingat, krisis tidak selalu kehabisan uang masuk, krisis bisa juga terjadi karena meningkatnya penjualan lalu Anda mendapatkan perusahaan dengan KRISIS KOMPLAIN, atau bahkan krisis ada di dalam diri sendiri, seperti KRISIS PEDE.

Sudahkah melihat krisis Anda atau krisis perusahaan Anda di sebelah mana? Pastikan kita tidak menyerah dari sebuah krisis dan mengakibatkan kebangkrutan diri hingga perusahaan.

Krisis artinya BELAJAR UNTUK MELAKUKAN PERUBAHAN LEBIH POSITIF agar Anda tidak tergelincir pada kehancuran.  Perubahan? Ya, karena tahukah Anda, bahwa krisis merupakan perubahan yang tertunda?

Banyak orang bilang, tidak ada yang abadi selain perubahan,” apa yang ditulis dalam kalimat ini bagi saya sangat benar adanya, terutama dalam hidup saya sendiri yang terus menggelinding dengan beragam perubahan.

Saya percaya bahwa untuk mengubah keadaan harus mau dan mampu mengubah kebiasaan.  Kebiasaan yang berubah dan mengarah pada tujuan, tentu saja.

Ya, tidak ada yang abadi selain perubahan.  Manusia dituntut berubah seiring waktu, mengubah diri lebih baik dari waktu ke waktu.

Nah, dalam krisis, perubahan radikal yang Anda butuhkan dan Anda lakukan!
Jangan takut tidak bisa.  Masa-masa sulit seharusnya dapat menyisakan pengalaman berharga.
Nah, sudahkah Anda mencari krisis ada di sebelah mana?
Sudahkah berpikir perubahan yang akan dilakukan?
Selamat BELAJAR dari sebuah KRISIS.

No comments: