18 October 2016

Senangnya Belajar Dengan Gelas-Gelas Kosong



Salah besar, kalau menganggap mengikuti reparasi bisnis di hari pertama, kedua, hingga ketiga langsung bisa dapat SOLUSI yang bisa dikerjakan apalagi omzet langsung meningkat pesat.
Namanya reparasi, hari 1-3 baru identifikasi belum nyampe ke dapet solusi.
Musti kenalan duluuuu.
Jabarkan bisnisnya duluuuu.
Lalu menggali sama-sama masalah menjadi solusi di hari-hari berikutnya...
Heeem, tidak ada yang instan selain fastfood .
Saya iya saya bukan orang yang tepat untuk NGASIH SOLUSI karena saya bersama siapapun hanya berperan MENEMANIMU MENCARI SOLUSI.

Maafkan ya.
Setiap pagi saya kasih PR agar Anda semua lebih paham bisnis masing-masing, ini serius.
Kalau paham bisnis sendiri pasti lebih mudah menggali solusi

Maafkan lagi ya.
Saya bukan mentor yang suka kasih solusi, saya mentor yang suka menggali kedalaman masalah sehingga terpikirlah solusi oleh Anda sendiri.
Mendidik perempuan itu tidak mudah, tapi percayalah bahwa teknik menggunakan HATI adalah yang terbaik.
Sesama perempuan harus menautkan hati satu sama lain agar sukses belajar, sukses bersahabat, sukses saling melengkapi, tidak peduli apa kekurangan dan kelebihan yang dimiliki, kami menjadi satu.

Teruslah belajar para perempuan pebisnis hebat.
Jadikan diri Anda gelas kosong.
Gelas kosong itu memudahkan kita semua untuk belajar lebih banyak...
Jika pun tak mau benar-benar kosong, bisa juga setengah gelasnya kosong
Kalau nggak kosong atau setengah gelas kosong, apapun yang di depan mata rasanya kok.

Iyah udah tahu.

Tapi kan udah dikerjakan.

Heeem, ini mah sih teori zaman jadul.
Ah, senangnya belajar dengan gelas-gelas kosong ini dan kemudian menjelma menjadi  PENCAPAIAN BARU!
Oh ya, sudah daftar Heart Selling On Spot?  Buat Anda yang daftar Heart Selling On The Spot bakal dapat ENDORS di komunitas Ibu-ibu Doyan Bisnis yang sekarang jumlah membernya 21K.

Komunitas yang anggotanya aktif dan semakin banyak.  Sekali posting bisa dapat tangtingtung reseller baru.
Jangan nunda buat daftar ya, sebelum gigit jari cantik Anda.


No comments: