04 July 2015

K e k u a t a n S e m a n g a t


"Teh, saya beberapa kali ikut kelas teteh. Teteh mungkin nggak hafal saya, tapi saya hafal teteh." Ujar beliau
Setelah ucapan itu saya merekam beliau dalam ingatan, terutama setelah beliau menceritakan kisah hidupnya dan penyakit yang menggerogotinya. Paling ingat adalah semangatnya yang pantang menyerah dalam situasi apapun serta kemauan belajarnya yang luar biasa.

Dua hari lalu kami bertemu, beliau mengantarkan cincin gelang karyanya yang saya beli dan dengan bangga saya ingin memperkenalkan karya kece ini pada Anda semua.
Terima kasih uni Rahmi Mulyani, teruslah semangat dalam hidup dan tetaplah belajar tanpa kenal lelah.

1 comment:

yuni zuhri said...

Sampaikan salam kenal dan kagumku pada mba Rahmi ya mba.
Semoga kelak bisa bertemu langsung dengannya. Amin