22 March 2015

Terluka Itu Belajar

 Pagi-pagi setelah beres-beres, saya berolahraga, Nanit pamit mau turun ke bawah.

Bunda: disini aja sama bunda
Nanit: aku mau masak dulu, bun
Bunda: baiklah

.....
Saat mandi, Nanit mengatakan kalau tangannya kecipratan minyak dan ditunjuklah tangannya yang merah
Bunda: resiko memasak ya kecipratan minyak
Nanit: iya, aku tahu, seperti halnya aku jatuh saat main sepeda
BUnda: kamu sudah paham ya? karena jatuh dan terlukalah kamu bisa naik sepeda dan masak
Nanit: aku paham, itu sebabnya aku tidak perlu menangis
:)))

No comments: