15 January 2014

Selamat Berbisnis, Perempuan Indonesia



Hari ini saya dikunjungi oleh salah satu wartawan media cetak. Beliau masih muda dan sarat keingintahuan…
Bertanya banyak hal mulai dari komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis, Ibu-ibu Doyan Bisnis, Sekolah Perempuan, dan juga bisnis yang saja jalankan sejak 2007 lalu.
Satu hal yang saya tarik benang merah dari setiap pertanyaan wartawan adalah keingintahuan bagaimana sebuah bisnis bisa berjalan bertahun-tahun tanpa henti melakukan inovasi. Biasanya untuk pengusaha muda banyak yang memilih berhenti di tengah jalan karena kekhawatiran yang teramat sangat, kerugian yang dasyat, hingga persaingan bisnis yang kerapkali menggerus pikiran.

Bukan hanya Anda, sayapun sama seperti Anda. Seorang perempuan yang kerapkali merasa lemah dalam setiap gempuran yang bertubi-tubi dalam bisnis. Namun, karena saya sudah siap dari awal dengan konsekuensi ini saya tetap maju melangkah dan mengembangkan bisnis, meski saya pernah mengalami pailit dalam bisnis, saya juga pernah mengalami gesekan persaingan yang bertubi-tubi, saya juga pernah menanggung utang yang tidak kecil, bisnis saya pernah jatuh dalam hal omzet, serta berbagai hal lain yang tidak menyenangkan.

Dalam setiap kesempatan menjadi pembicara saya menyatakan ketika Anda berbisnis berarti Anda siap jatuh miskin, siap untuk tidak tidur nyenyak pada satu kondisi, siap untuk menangis, namun Anda juga siap untuk tidak besar kepala ketika bisnis Anda melambung bak balon udara.

Sayangnya, dalam halnya karakter perempuan. Seringkali perempuan mengaitkan bisnis dengan perasaan sehingga yang terjadi adalah rasa gelisah berlebihan, rasa khawatir yang berkesinambungan, rasa tidak enak karena bergesekan, dan merasa tidak mampu sebelum bertempur.

Padahal, kemampuan berbisnis bukan dilihat dari perkembangan bisnis yang dimiliki tapi juga perkembangan kepribadian, mental, dan juga manfaat yang menyertainya. Kuncinya kemudian adalah berkomitmen dan konsisten dalam menjalankan bisnis yang sudah DIMULAI dan tidak MENUTUPnya dalam kondisi apapun.
Kuncinya adalah dalam segala persoalan bisnis, kita terus belajar…

Selamat berbisnis, perempuan Indonesia

No comments: