08 November 2006

PENDERITAAN akan MENGUBAHmu



Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek. "Anakku," kata sang ibu sambil bercucuran air mata, "Tuhan tidak memberikanpada kita, bangsa kerang, sebuah tangan pun sehingga Ibu tak bisa menolongmu."
Si ibu terdiam, sejenak, "Aku tahu bahwa itu sakit anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi.Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat", kata ibunya dengan sendu dan lembut.Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakit terkadang masih terasa. Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukan nasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya. Tetapi tanpadisadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun makin berkurang. Dan semakin lama mutiaranya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebih wajar.Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna. Penderitaannya berubah menjadi mutiara; air matanya berubah menjadi sangat berharga.
Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan.

Sumber : Unknown

Pembelajaran kita

Banyak hal yang terjadi dalam hidup kita, begitu banyak penderitaan yang harus kita tanggung. Tapi, percayakah Anda bahwa sesungguhnya penderitaanlah yang dapat mengubah seseorang. Kenikmatan akan meninabobokan kita, tapi penderitaan membuat kita berpikir untuk bertahan. Bertahanlah dan biarkan penderitaan itu dilewati dengan hati ikhlas , namun ini bukan berarti kita pasrah pada keadaan. Biarkan kita mengubah pola pikir dan tindakan kita menjadi lebih baik melalui pembelajaran penderitaan. Percayalah, Anda akan menjadi jauh lebih baik dengan mempercayai semua itu.

Jika saat ini Anda sedang mengalami kesakitan hati itu maka tersenyumlah dan biarkan Airmata Anda kelak menjadi mutiara. Insya Allah……

Bandung, 8 November 2006

No comments: