26 February 2006

Cara sukses MENULIS

“ Hai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.” (QS Ar-Rahman, 55 : 33)

Siapa bilang menulis itu susah? Ketika kamu yakin kalau menulis itu adalah sesuatu yang gampang maka kamu akan benar-benar merasa bahwa menulis adalah sesuatu yang gampang.
Pengen tahu cara sukses menulis ? Yuk kita tengok resep pak Bambang Trim, penulis 80 buku dalam salah buku karyanya berjudul “Saya Bermimpi Menulis Buku”
Jangan tinggalkan kebiasaan harian yang berhubungan dengan menulis, seperti harus menulis surat atau email, makalah, presentasi, catatatn harian, iklan, laporan, pesan, atau tanggapan. Cara mudah jika kamu mengunjungi satu tempat umum yang menyediakan kotak saran, isi formulir saran itu untuk melatih dan membiasakan otak kamu merangkai tulisan.
Sebelum menjadi generalis dalam soal tulis menulis, jadilah dulu spesialis. Kuasai satu bidang sebagai bahan tulisan kamu. Jika kamu senang menulis untuk remaja, kuasai seluk beluk remaja. Konsistenlah dahulu untuk menulis hal dalam bidang yang sama setiap waktu sampai kamu merasa cukup masa untuk melirik ke bidang lain. Kesalahan utama para pemula adalah mencoba menulis semua hal, padahla hanya tahu kulitnya!
Cermati dan renungkan kelebihan-kelebihan karya para penulis terkenal. Artinya, kamu harus banyak membaca tulisan yang berbobot dan menyenangkan bagi kamu. Tuliskanlah apa keunggulan tulisan para penulis itu menurut kamu. Kalau di buku, kamu bisa menulis di marjin pinggirnya menjadi catatan pinggir.
Sediakan catatan berupa buku kecil yang bisa kamu bawa-bawa. Tangkap ide-ide yang datang tanpa diundang dengan langsung mencatatnya. Kamu juga bisa mencatat pendapat atau pengalaman orang lain sebagai pengaya gagasan kamu.
Pilihlah media-media kelas menengah ke bawah atau yang jangkauannya lokal untuk test case bagi tulisan kamu : dapat dimuat atau tidak. Biasanya pemuatan tulisan kamu akan mampu memompa sugesti kamu menjadi mampu jadi penulis.

Truz, pak Bambang Trim juga menuliskan dalam bukunya itu bahwa seorang calon penulis itu nggak terlu berbakat tapi dia punya bekal. Bekal utama seorang penulis ada tiga yaitu :
Banyak membaca, sebab dengan banyak membaca maka memori dalam otak kamu akan terisi dengan berbagai hal seperti informasi dan ilmu.
Banyak bershilaturahmi, sebab dengan banyak shilaturahmi akan membuat kamu menjadi kaya akan pengalaman orang lain, baik itu keluarga, teman, maupun orang asing. Setidaknya dengan begitu kamu akan memperoleh input berupa informasi, ilmu, atau sekedar cerita yang nantinya bisa mengayakan tulisanmu.
Banyak berjalan, sebab dengan begitu kamu akan memiliki catatan dan ingatan tentang fenomena suatu tempat, adat istiadat, peristiwa, maupun situasi dan kondisi masyarakat di suatu daerah.

Trik ampuh lancar menulismu :
1……………………………………………
2……………………………………………
3…………………………………………..
4……………………………………………
5…………………………………………..

Bandung, 25 Februari 2006

No comments: