21 December 2005

Kebahagiaan

Cinta kasih yang sejati adalah menjaga kondisi batin kita dengan sebaik-baiknya
Abraham Lincoln mengatakan "sebagian besar orang hampir sebahagia yang mereka pikirkan." Kebahagian ditentukan oleh cara kita bereaksi terhadap apa yang terjadi.
Fred, kehilangan pekerjaannya, mungkin memutuskan bahwa ia punya kesempatan memperoleh pengalaman kerja baru, menggali kemungkinan baru, dan melatih kemandiriannya di tempat keja. Dalam situasi yang sama, bill, kakaknya, mungkin akan bunuh diri ketika mengalami situasi yang sama dengannya. Dalam situasi yang sama, seseorang bisa merasa gembira sedangkan yang lainnya sengsara. Yang satu menganggapnya sebagai kesempatan sedangkan yang lain menganggapnya sebagai bencana.
Kenyataannya memang kitalah yang memutuskan bagaimana bereaksi dalam menyikapi persoalan dalam hidup ini. menjadi bahagia, bagaimanapun memang tidak mudang. Ini merupakan tantangan terbesar yang kita hadapi dan kadang-kadang menuntut seluruh tekad, ketekunan, dan disiplin yang harus kita kerahkan. Kedewasaan berarti bertanggungjawab atas kebahagiaan kita sendiri dan juga berarti memilih berkonsentrasi pada apa yang kita miliki, bukan pada apa yang tidak kita miliki.
Kita mengendalikan kebahagiaan ketika kita menentukan apa yang kita pikirkan. Tak seorang pun dapat menentukan isi benak kita. Agar bahagia, kita perlu berkonsentrasi pada pikiran yang membahagiakan.

No comments: