MENABUNG DENGAN SEDERHANA LALU INVESTASIKAN

10:48 PM



MENABUNG DENGAN SEDERHANA LALU INVESTASIKAN
==================================

Kalau bicara dengan menabung kadang pro dan kontak
#Boro-boro nabung, kebutuhan sehari-hari aja susah *tingkatkan ilmu untuk tingkatkan pendapatan
#Menabung suka nggan disiplin *tingkatkan kedisiplinan
INTINYA sih apapun cara menabung dan pola menabung saya serahkan pada masing-masing
Yang jelas, menabung itu bisa menyesuaikan dengan kemampuan kok
SAYA sendiri paling suka ngumpulin recehan dalam galon bekas dan menurut saya ini efektif untuk menabung karena recehan kadang dilihat sebelah mata (koin 500-1000an bisa buat apa kalau dibelanjakan saat ini?)
MAKA saya memilih memasukkannya ke dalam galon, kumpulkan satu persatu dan jadi buanyaaak BARU kerasa deh nominalnya
SUDAH beberapa kali saya panen celengan receh dan akhirnya bisa berinvestasi
INVESTASI paling asyik adalah menukar si recehan ini menjadi LOGAM MULIA
PANEN pagi ini jumlah total 2.085.000an dan dikasih tambahan dikit bisa berinvestasi 4 Gram Logam Muiia
JADI menabung receh dengan tujuan bisa berinvestasi sah-sah saja loh, apalagi buat Anda yang masih mikir "Investasi? kebutuhan aja masih empet"
YUK mulai saja dengan recehan dulu dan niatkan dibongkar untuk INVESTASI jangka panjang

BERIKUT ini saya share 7 keuntungan INVESTASI LOGAM MULIA versi https://www.finansialku.com/7-alasan-anda-perlu-menabung-emas-dan-berinvestasi-emas/

#1: Aman (Security)
Jenis emas yang dianjurkan untuk investasi adalah jenis emas logam mulia yang memiliki sertifikat yang diakui mancanegara dan dikeluarkan oleh PT. Aneka Tambang (ANTAM). Investasi Anda aman, karena investasi di logam mulia memiliki sertifikat yang diakui oleh negara dan secara global. Investasi emas juga memiliki tingkat privasi yang cukup tinggi, orang lain tidak dapat mengetahui berapa banyak emas yang Anda miliki.

#2: Menguntungkan (Profitable)
Harga emas ditentukan oleh nilai emas itu sendiri dan ditentukan oleh pasar internasional. Berkat kestabilan ini, harga emas cenderung naik setiap tahunnya, tercatat dari bulan Januari 2016 hingga Agustus 2016, harga emas telah meningkat sebanyak 18%. Tidak seperti investasi saham yang fluktuatif dan memiliki risiko tinggi. Untuk investasi jangka panjang, emas memiliki potensi untuk memberikan keuntungan.

#3: Mudah dicairkan (High Liquidity)
Emas memiliki likuiditas tinggi, ini berarti Anda dapat menjual emas untuk mendapatkan uang tunai dengan cepat. Hal ini berbeda dengan instrumen investasi lainnya, seperti obligasi atau properti dimana Anda membutuhkan pihak kedua untuk membeli investasi yang akan anda jual. Tempat pencairan emas pun dapat ditemui dimana-mana, sehingga Anda tidak perlu kerepotan mencarinya. Likuiditas yang tinggi juga bermanfaat bagi para investor yang tiba-tiba terkena masalah dan membutuhkan uang tunai darurat.

#4: Risiko rendah (Low risk)
Pada saat Anda menabung di bank, tentunya ada biaya-biaya lain seperti biaya administrasi atau biaya perpindahan uang dari rekening bank lain, biaya ini secara perlahan mengikis uang Anda apalagi jika bunga yang didapat tidak setinggi biaya tersebut. Tetapi hal ini tidak terjadi pada investasi emas.

Uang pada tabungan pun dapat kandas nilainya seiring dengan inflasi, tetapi inflasi yang meningkat juga akan meningkatkan harga emas sehingga Anda tidak perlu khawatir akan risiko inflasi. Selain risiko inflasi, Anda pun tidak perlu mengkhawatirkan risiko harga emas yang fluktuatif akibat goncangan ekonomi. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa emas memiliki risiko yang cukup rendah.

#5: Tidak memerlukan dana besar
Emas yang dijual di pasaran sangat beragam dan dimulai dari berat yang cukup ringan yaitu 1 gram hingga 1.000 gram, ini berarti jika emas dijual dengan harga Rp 540 ribu – 600 ribu setiap gramnya, Anda dapat mulai menabung dan berinvestasi emas dengan uang Rp 540 ribu saja. Dana yang cukup rendah membuat investasi emas dapat dilakukan oleh berbagai macam kalangan.


#6: Mudah dipindahkan (Portable)
Bayangkan Anda memindahkan uang tunai sebesar Rp 300 juta dengan emas yang berharga Rp 300 juta. Uang tunai memiliki volume yang lebih besar sehingga memindahkannya pun lebih sulit. Selain perpindahan lokasi, emas pun dapat diubah bentuknya tanpa memengaruhi nilainya. Misalkan Anda mempunyai emas yang berbentuk batangan, anda dapat mengubahnya menjadi perhiasan.

 #7: Kepemilikan dan Pengelolaan Sendiri (Ownership & Stewardship)
Investasi emas menawarkan kepemilikan aset oleh diri Anda sendiri. Hal ini berarti Anda memiliki kuasa penuh atas aset (emas). Anda pun dapat dengan mudah menggunakan emas itu baik untuk menjualnya kembali (transaksi) atau dipindahkan.

SELAMAT MENABUNG dan akhirnya bisa berINVESTASI ya, teman-temanku sayang

Salam menabung,
Indari Mastuti

You Might Also Like

0 komentar