10 January 2017

Saya Tahu Rasanya Punya UTANG dan Tahu BAHAGIANYA Tidak Memiliki UTANG



Resolusi 2016 kemarin memanggil yang memiliki utang pada kami dan MELUNASKAN UTANG MEREKA 

Dan di tahun 2017
Yang masih merasa memiliki utang pada saya dan suami dengan ini kami LUNASKAN.
SEMOGA BERKAH....
Mari ZERO UTANG!
Membayar UTANG Dimulai Dengan BERHEMAT
Entah kenapa membayar utang itu terasa lebih sulit
Padahal utang kalau tidak ditagih di dunia akan ditagih di akhirat *audzubillah
Sebetulnya banyak yang merasa berat bukan karena TIDAK MAU tapi kebanyakan merasa TIDAK BISA!

Penghasilan yang pas-pasan harus juga membayar utang sungguh bukan persoalan mudah
Pengalaman saya saat mulai melakukan pembayaran utang dalam kondisi perusahaan down adalah dengan BERHEMAT
Saya dan suami menganalisa keuangan perusahaan dan mulai menentukan PRIORITAS serta MENEKAN PENGELUARAN
Akibatnya memang cukup fatal, salahsatunya adalah menghentikan kontrak banyak karyawan *meski saat itu sedih luar biasa
NAMUN kami perlu energi untuk memikirkan cara BERLARI dengan tubuh lebih langsing *RESTRUKTURISASI
Bukan hanya dalam perusahaan, dalam kehidupan kami pun demikian

Saya memilih naik angkot daripada menggunakan kendaraan pribadi karena kebutuhan sekali jalan dengan kendaraan pribadi lebih besar (uang bensin, makan supir, dll) hingga akhirnya kendaraan benar-benar hilang karena ditarik leasing karena kami tak mampu membayar cicilan padahal sisa 12 bulan lagi lunas
Kami sekeluarga mulai menekan biaya makan lebih rendah dengan mengalihkan makanan pada sayur, tahu, tempe *malah ini lebih sehat tapi kalau kepepet kenapa ya baru dilakukan?
Membiasakan menggelapkan lampu ruangan sepanjang malam agar biaya listrik lebih rendah
Kami melakukan kertas bekas pakai untuk melakukan PROOFING naskah sehingga tidak ada kertas terbuang dan menjual kertas bekas perusahaan yang lumayan banyak *lumayan
Melist utang dan jumlahnya lalu mengalihkan sebanyak-banyaknya pemasukan untuk mencicil utang demi utang

ENERGI kami bertumbuh setiap satu utang TERBAYAR meski kami bisa dibilang PRIHATIN LUAR BIASA
Mempertahankan perusahaan dalam keadaaan RUGI hingga bertahun-tahun karena OPTIMIS perusahaan akan kembali bangkit
Kami terus MEMBUAT RENCANA DEMI RENCANA untuk tetap tumbuh dengan BIAYA SEKECIL-KECILNYA
Pengeluaran perusahaan harus tetap HEMAT, pengeluaran pribadi apalagi
Kami hidup SUPER HEMAT sambil menyusun STRATEGI Bisnis kami 

Dari kebiasaan BERHEMAT dan MENABUNG untuk membayar UTANG inilah banyak kebiasaan baru kami muncul *Alhamdulillah kini kami sudah ZERO UTANG

No comments: