24 October 2016

Sebab Bisnis Itupun Ada Karena ALLAH



Calon-calon yang sukses mengawal bisnisnya sangat jelas terlihat.  Dengan catatan sukses tidak selalu berupa rupiah ya, karena standar rupiah berbeda satu sama lain.
Mereka biasanya:
Tidak mudah menyerah
Mau mendengarkan
Pantang mengeluh
Selalu mau belajar
Tidak arogan dan selalu mau berempati
Mau dikritik
Mau menerima saran
Tidak puas dalam mencari ilmu
Adakah karakter begini? Banyak! dan biasanya mereka amat disenangi
Bukankah sukses dalam hal apapun termasuk dalam berbisnis juga berarti BANYAK TEMAN? Dari teman itulah TERBUKA PINTU REZEKI dari ALLAH yang selalu harus disyukuri setiap saat.

Ya, Karena Bisnis itu pun ada karena ALLAH
Karena itulah bisnis jadi MENENANGKAN
Tidak khawatir persaingan
Tidak gelisah saat ada kesulitan
Kegelisahan muncul karena kurangnya HARAPAN dalam hidup dan senantiasa merutuki MASALAH
Padahal...
Kerapkali masalah datang untuk meningkatkan HARAPAN bukan melemahkannya
Semua orang akan melalui masa GETIR, tapi laluilah dengan SENANG HATI sebab kelak ketika masa BERKELIMPAHAN datang, masa getir itulah yang membuat kita selalu MERUNDUK dan BERSYUKUR.
Kegelisahan itu tak perlu diUMBAR karena setelah kebahagiaan itu datang, kerapkali kita menyesal telah mengumbarnya
Nikmati suka dan duka dengan penuh KEIKHLASAN...

Tidak juga menangis saat terjadi kerugian
Tidak sesali kesulitan karena kerapkali kita tumbuh lebih baik karena kesulitan demi kesulitan,
Tidak SEDIH berlebihan.
Tidak BAHAGIA secara berlebihan.
Sebab takaran sedih dan bahagia yang TEPAT membuat hidup kita terasa lebih NYAMAN.
Jangan khawatir masalah rejeki.  Hasil akan berbanding lurus dengan usaha.
Tidak mengeluh dengan perbedaan
Tetap tenang
Tetap semangat
Tetap bergairah
Tetap menyenangkan
Tetap bersyukur
Rasa SYUKUR, itulah yang selalu saya coba kuatkan dalam hidup ini. 
Kalau sedang sedih, langsung berpikir ada banyak kesenangan yang telah saya dapatkan, lalu kenapa harus sedih?
Kalau sedang down, langsung berpikir ada banyak kelebihan yang harus membuat saya melangkah kembali, lalu kenapa harus down?
Kalau sedang sakit, langsung berpikir kesehatan telah saya dapatkan sekian lama, lalu kenapa sakit membuat saya mengeluh?
Kalau sedang tak punya uang, langsung berpikir banyak rezeki yang saya miliki lebih daripada uang di tangan, lalu kenapa saya harus marah?
Bismillah, semua PEBISNIS pasti BISA!


No comments: