16 August 2016

Tingkatkan Pendapatan Tapi Hiduplah Semurah Mungkin


Kita semua sepakat.

UANG BANYAK, KURANG.
UANG SEDIKIT, KURANG.
Jadi yang menentukan UANG CUKUP untuk biaya hidup adalah diri kita sendiri.
Dalam kondisi DARURAT EKONOMI menurut Founder IIBF, Happy Trenggono, semua orang harus mulai MENATA kembali keuangannya.  Mulai menentukan STANDAR BIAYA HIDUP SEMURAH MUNGKIN.
Pendapatan boleh meningkat, tapi standar hidup jangan meningkat.  Sehingga ketika pendapatan menurun, kita tidak akan kelimpungan.
Ini juga pesan saya pada semua pengusaha perempuan yang berada dalam pendampingan bisnis kami, TINGKATKAN OMZET TAPI TURUNKAN PENGELUARAN.
Kesalahan kebanyakan orang memang kadang di GAYA HIDUP, konon katanya MOBIL, RUMAH, BARANG YANG DIPAKAI menunjukkan PRESTISE, benarkah?
STOP MULAI HARI INI JUGA!
Bisa produktif dan berpenghasilan sendiri bukan menjadi jaminan Anda mampu mencapai semua tujuan keuangan Anda.  Pos pengeluaran untuk belanja, transportasi, pendidikan anak dan aneka pos pengeluaran bulanan maupun tahunan selalu mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.  Mau nggak mau Anda harus mulai menyisihkan pendapatan, menjadikan menabung sebagai gaya hidup. 
Nah, kapan waktu yang tepat untuk menabung?
Langsung saat Anda menerima penghasilan!  Begitu Anda menerima penghasilan, segera  sisihkan sebagian untuk ditabung.  Jangan menabung hanya saat ada sisa saja..
Tapi sulit Teh, penghasilan saya pas-pasan, nanti malah nggak cukup buat kehidupan sehari-hari.
Begitu yang sering diungkapan beberapa perempuan
Memang nggak mudah, mau nggak mau Anda harus mulai hidup hemat alias tidak boros.
Kata hemat seringkali menakutkan bagi sebagian perempuan.  Padahal hidup hemat tidak sama dengan hidup pas-pas an, hidup hemat adalah hidup yang sesuai dengan kemampuan, tidak berlebih-lebihan, hidup semurah mungkin.
Lalu berapa persentase penghasilan yang harus saya tabung?
Tanya seorang perempuan.
Berapapun persentasenya nggak masalah, Anda tinggal mengukur kemampuan Anda berdasarkan hitungan family budgeting Anda, yang terpenting harus konsisten dan memegang komitmen. 
Kita mulai HIDUP SEMURAH MUNGKIN dan BELANJA HANYA PRODUK INDONESIA untuk membantu pengusaha Indonesia kian MAJU.
Produk Indonesia jelas MURAH dan BERKUALITAS, mari ramai-ramai beli produk Indonesia
emakpintar.asia LUMBUNG PENGUSAHA INDONESIA dari kalangan perempuan

No comments: