22 July 2016

Bisnis itu butuh TEKNIK BARU, ILMU BARU, dan ACTION BARU



Hasil tidak akan mengkhianati usaha, asal kita berani melangkah dan tidak mudah menyerah. (Tokopedia)

Seperti salah satu peserta Training On Demand Sukses di Bisnis MLM ini yang beberapa hari lalu kasih laporan perkembangan jaringannya.

"Mba Indari, alhamdulillah nih 3 hari udah konsisten bicara dgn 20 orang baru. Hari pertama dan kedua alhamdulillah selalu ada yg closing (member dan order). Saya nginbox mereka di malam hari habis Isya karena kalau siang nggak bisa fokus,” ujar beliau.

Lalu beliau menambahkan, “Ilmu ini sudah mulai saya tularkan ke jaringan saya. Alhamdulillah yg core team langsung mengerjakan seperti apa yg saya kerjakan. Mereka mulai merasakan hasilnya.  Bulan ini alhamdulillah omzet personal group naik 50% dibanding bulan lalu. "

Mmm…keren!

Membuat bisnis terus berkembang tentu membutuhkan TEKNIK BARU, ILMU BARU, dan ACTION BARU. Sejak bergabung di Training On Demand Sukses di MLM semakin banyak yang terbantu untuk mengembangkan jaringannya dan NAIK LEVEL dengan cepat. Teknik MEMPROSPEK saya ajarkan pada semua peserta training TAPI ingat bukan memprospek yang LANGSUNG NEMBAK tapi MEMBANGUN KOMUNIKASI SEPERTI SEORANG TEMAN.
Alhamdulillah, makin menggila peminatnya dan alhamdulillah satu per satu tumbuh di bisnis jaringan serta jenis bisnis lainnya.

Teruslah ACTION!
Allah akan mengubah masa depan umatNya yang mau berusaha mengubahnya, bukan hanya berpangku tangan menunggu keajaiban.  Semoga setelah melewati bulan suci dan bulan kemenangan, akan menjadi awal dan titik balik perubahan hidup kita.

Mari kita bergandengan tangan.
Belajar dan bekerja hanya Allah, kepada Allah, untuk Allah.  Jangan takut berbuat salah.  Dalam bisnis saya juga melakukan kesalahan dan kesalahan itu saya ubah menjadi sebuah perbaikan. Bisnis tidak ada yang tidak pernah salah, tapi kuncinya kemudian belajar dari kesalahan untuk menyempurnakannya.

Seiring waktulah bisnis mendewasakan kita, dari satu kesalahan ke kesalahan lainnya, dari satu gagal ke gagal lainnya, dari satu sukses ke sukses lainnya. Saya meREPARASI BISNIS dari waktu ke waktu.

Nah, bagaimana dengan Anda? Sudah mereparasi bisnis?

Selamat mereparasi bisnis dan selamat belajar sepanjang bisnis Anda bertumbuh.

No comments: