13 May 2016

Penulis dan Pebisnis Memiliki Hubungan Mutualisme yang Erat, Mereka Saling Melengkapi Satu Sama Lain

(Buku Karya Penulis Indscript Creative)

Pebisnis tidak cukup memperdalam ilmu bisnis saja.  Pebisnis yang bisa menulis akan memiliki kemampuan lebih dalam memaparkan bisnisnya, menggali keuntungan produknya serta mempromosikan bisnisnya dalam bentuk tulisan yang menarik.
Bagi saya, penulis harus bisa berbisnis dan pebisnis harus bisa menulis.
Bagaimana caranya?
Bergaul dan belajarlah satu sama lain. 
Ada hubungan mutualisme antara bisnis dan pentingnya skill menulis.
Menjadi seorang pebisnis bukan berarti hanya bergabung dengan komunitas pebisnis saja.  Bergabung dengan komunitas di luar bisnis akan lebih memperluas wawasan.  Bergaul dan belajarlah di komunitas penulis.  Hingga ketika bisnis terpuruk pebisnis berusaha bangkit lagi, belajar dari penulis yang ketika mengalami penolakan tak berhenti di satu penerbit namun mencoba dan mencoba lagi dengan berusaha memperbaiki kesalahan.
Penulis bergaul sama pebisnis? Kenapa tidak? Ilmu bisnis baik juga dipelajari oleh para penulis untuk mendukung kariernya. Jika dunia menulis hanya seputar bahasa atau diksi juga kreativitas merangkai kata. Tak ada salahnya jika kita mengenal dunia baru yang mungkin akan membantu karier kita di dunia penulisan.
Para pebisnis selalu melakukan promo produknya agar dikenal oleh masyarakat. Maka tak ada salahnya jika penulis melakukan hal yang sama promosi buku barunya dengan memanfaatkan berbagai media.
Para penulis sukses selalu memiliki target pencapaian menulis buku dalam kurun waktu tertentu. Maka pebisnis juga harus memiliki keinginan dan tujuan yang sama. Buatlah target pencapaian usahanya dalam kurun waktu tertentu dengan berbagai strategi bisnis.
Penulis tidak hanya menulis dan mengirimkan naskah. Namun penulis dapat membangun sebuah bisnis seperti para pebisnis sukses. Karena penulis adalah profesi yang tidak hanya menunggu sampai buku kita untuk diterbitkan namun penulis harus banyak bergaul dengan pebisnis sehingga jiwa enterpreneur pebisnis dapat tertular ke penulis sehingga menawarkan naskah, mempromosikan buku, dan menghandle karya-karyanya seperti halnya sedang menjual produk.
Kosongkan gelas untuk menerima ilmu apapun.  Tak ada ilmu yang sia-sia ketika kita bersungguh-sungguh mempelajarinya. Begitupula penulis yang mau mempelajari ilmu bisnis untuk diterapkan dalam membangun profesinya sebagai penulis serta pebisnis yang mau mempelajari ilmu menulis untuk lebih melesatkan bisnisnya. 
Yuk, kita saling mengisi gelas kosong kita!


No comments: