Mompreneur itu Keren!





Behind every successful man is a great woman”. (unknown proverb)


Ketangguhan Khadijah sebagai mompreneur patut diacungi jempol. Khadijah menjadi sosok pebisnis tangguh sekaligus sosok seorang ibu yang sangat lembut.
Mompreneur sebutan bagi ibu rumah tangga yang juga berbisnis. Mompreneur di masa lalu ataupun di masa kini tetap sama --- memiliki dua peran penting yang sama pentingnya. Yang harus kita syukuri saat ini adalah kemudian ONLINE yang bisa membantu pertumbuhan bisnis. Komunikasi antar negara sudah seperti sedang berbisikan di sebelah, kemudahan berkomunikasi antar negara sangat mengagumkan, dan pengiriman barang sudah tidak perlu pakai unta tapi bisa pakai telepon, maksudnya telepon kurir dan barang dijemput untuk dikirimkan. Alhamdulillah, bukan? :)

Pertumbuhan mompreneur saat ini pun dapat dibilang semakin meningkat. Tentunya menjadi mompreneur ada dampak positif dan negatifnya. Dampak positifnya antara lain adalah dapat menunjang perekonomian keluarga. Sedangkan dampak negatifnya, terlalu padatnya jadwal harian para mompreneur dapat membuat terbengkalainya beberapa kebutuhan keluarga dan dirinya sendiri jika dia tidak bisa mengatur jadwal harian yang padat.
Kendra Scott, pemilik perusahaan desain perhiasan beromzet jutaan dolar AS. Seorang mompreneur yang membangun perusahaan mengaku kehidupan bisnisnya tidak mengganggu kehidupan keluarga sebab keluarga menjadi prioritas utamanya. Kesuksesan para mompreneur ini tentunya bukan untuk menyaingi para suami, melainkan untuk masa depan keluarga.

Nah, Anda semakin semangat bukan menjadi MOMPRENEUR? ^_^

Kisah-kisah menarik mompreneur ada dalam buku ini


Mengejar Deadline Penulisan Buku

Deadline adalah salah satu kata favorit bagi semua penulis hehehe. Favorit atau menakutkan ya?:)

Yang jelas dengan adanya deadline andrenalin Anda seharusnya terpacu untuk menyelesaikan berbagai proyek menulis. Adanya berjubel deadline di kepala Anda, bagaimana mengejarnya ya, padahal pekerjaan rumah dan kantor pun tidak bisa kompromi :)


Buatkan jadwal penulisan Anda.
Banyak diantara kita merasa ketika menulis, rasanya kok sudah kehabisan nafas saking banyaknya pekerjaan rumah atau kantor yang harus dilakukan. Mau ngerjain malam, udah kecapean. Mau ngerjain pagi, sibuk ngurus anak. Mau ngerjain siang, bagaimana mungkin itu kan di kantor? Nah, seperti halnya tugas rumah atau tugas kantor, TAMBAHKAN satu jadwal HARIAN Anda yaitu menulis. Anggaplah menulis adalah jadwal harian yang tidak kalah pentingnya dengan dua pekerjaan utama Anda. Untuk masalah waktu silakan Anda yang mengatur, sebab Anda yang tahu kapan Anda bisa lebih leluasa mengerjakan tambahan ‘job’ baru.

Siapkan outline terlengkap
Outline yang lengkap akan membantu Anda menulis, Anda tidak akan bingung dengan materi apa yang Anda butuhkan untuk mengemas calon naskah Anda. Mulailah dengan mengisi bab per bab dengan keterangan-keterangan yang dibutuhkan untuk penyempurnaannya. Deskripsi per bab sempurnakan dengan baik.

Kumpulkan data yang Anda butuhkan jauh-jauh hari
Kalau Anda sudah memiliki deskripsi per bab dengan baik. Mulai tumpuk di meja buku apa yang Anda butuhkan sebagai referensi, mulai kumpulkan dalam file hasil copas dari internet sebagai sumber bacaan, kumpulkan Koran/media yang membahas tema tersebut, pokoknya kumpulkan semua bahan yang Anda butuhkan sebagai amunisi Anda

Tidak perlu menulis dengan runut
Menulis satu buku tidak perlu menulis dengan runut jika memang Anda tidak mampu mengerjakannya dengan pola demikian. Jadi, ketika ide Anda membludak di bab 3, ya menulislah di bab 3. Jika ide Anda membludak di bab 5, ya menulislah di bab 5

Buat target halaman
Jika Anda punya deadline mengerjakan 120 hal dalam 3 minggu berarti artinya Anda harus menulis sekitar 6-7 halaman per hari. Bisa? Nah, kalau hari ini baru tercapai 5 halaman, berarti besok Anda menambah 2 halaman target yang harus ditulis. Nah, komitmenlah dengan itu

Standbykan computer
Ubahlah posisi menulis Anda sambil berdiri, percaya atau tidak dengan posisi berdiri Anda bisa mengerjakan pekerjaan rumah, mengurus anak, sambil sesekali menulis. Posisi berdiri merangsang Anda terus bergerak bebas tanpa batas. Selain itu posisi berdiri, aman bagi computer Anda dari jangkauan balita di rumah J. Standbykan komputer Anda dan jadikan selingan menulis di sela menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah

Konsisten dengan jadwal menulis Anda
Jangan bilang tidak bisa mengejar deadline karena urusan rumah tangga sebab beberapa penulis produktif juga seorang ibu rumah tangga bahkan dengan banyak kegiatan lainnya. Intinya adalah konsisten mengatur waktu, kalau kata jeng Ammy Ramdhania, “Saya menulis ketika anggota keluarga lain sudah tidur atau anggota keluarga belum bangun tidur.” Anda tertarik mengikuti resepnya

DUET? Kenapa tidak!
Ide membludak tapi apa daya kemampuan menulis sangat terbatas? Gunakan metode duet bersama teman yang Anda anggap punya ‘karakter tulisan’ yang Anda suka atau bahkan menyerupai cara Anda mengemukakan ide di kepala. Dengan metode duet, pola menulis bisa ‘tok tak’ yaitu saling menyambungkan, saling menyempurnakan. Misalnya, Anda baru menulis 10 halaman, dilanjutkan dia ke 20 halaman, begitu seterusnya. Atau bisa juga berbagi bab penulisan.

Kuatkan motivasi Anda.
Apa motivasi Anda menulis? Untuk produktifitas karya, untuk penghasilan tambahan, untuk menambah energy Anda menulis, kuatkan motivasi Anda menulis. Misalnya nih dengan pasang spanduk depan meja, “BELI RUMAH DARI HASIL NULIS” ahaaa dijamin semangat Anda langsung meloncat hebat J

Tidak ada alasan tidak bisa kejar deadline
So, tidak ada alasan tidak bisa kejar deadline ya ^_^

Buku terbaru manajemen Indscript Copywriting


#FaktaMilyuner-1

Sandi mulai berwirausaha setelah diPHK dari tempat kerjanya di Kanada. Pada tahun 2011 Forbes merilis daftar orang terkaya di Indonesia. Sandiaga Uno menduduki peringkat ke-37 dengan total kekayaan US$ 660 juta.

‪#‎FaktaMilyuner‬

Indonesia Mengejar Jerman?

Laporan perusahaan McKinsey pada tahun 2010 memprediksi bahwa Indonesia akan menjadi ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2030, bahkan akan mengalahkan Jerman dan Inggris. Namun, prediksi ini akan jadi sebuah wacana belaka jika tidak ada aksi nyata dari kita untuk mewujudkannya. David McClelland menyatakan bahwa untuk menjadi negara maju dan makmur, minimal jumlah wirausaha yang dibutuhkan adalah 2% dari total jumlah penduduk. Amerika Serikat pada tahun 2007 memiliki 11,5% entrepreneur, Singapura pada tahun 2005 memiliki 7,2 % entrepreneur, sedangkan Indonesia hanya memiliki 0,18% entrepreneur.

Anda sudah siap jadi bagian Indonesia yang berkembang pesat dengan menjadi entrepreneur?

INOVASI dan Proses Belajar....




Indscript Creative dari waktu ke waktu terus berkembang. Tahun 2013 adalah awal yang paling berat untuk kami. Berat yang kami maksud disini adalah berat untuk belajar mengejar INOVASI terbaru kami di bidang jasa dan branding. Maka, tidaklah heran kemudian kami harus merekrut team yang benar-benar siap mengejar target kami setiap saat. 
Saya sendiri pendiri Indscript jauh lebih berat untuk belajar lebih banyak dan banyak belajar tentang apa saja. Jasa layanan Indscript yang awalnya hanya sebagai agensi naskah sudah bermetamorfosa dengan beberapa lini jasa seperti Personal Branding, Media Relations, Speakers Management, dan beberapa jasa lainnya.
Namun, inilah bisnis! Meski berat namun saya menikmati proses belajar ini. Lagipula, banyak hal yang bisa didapatkan dari sebuah proses belajar. Selain diri kita yang terus mendapatkan tambahan ilmu, juga bisnis yang diharapkan akan menjadi bisnis turun temurun ini akan terus berkembang.

Indscript dari tahun ke tahun...

Tahun 2007
Berawal dari hobi, Indari Mastuti mencoba untuk memulai profesinya sebagai penulis. Pada tahun ini, brand yang digunakan masih dengan nama INDARI MASTUTI sebagai penulis lepas di sejumlah penerbitan nasional, salah satunya grup Kompas Gramedia. Seiring dengan perkembangan kebutuhan jasa penulisan yang diminta kepada Indari, ia pun mengemas profesinya ini menjadi bisnis. Pada akhirnya menjadi wadah bagi penulis lain untuk lebih produktif dalam menulis melalui project penulisan yang diminta oleh para penerbit.

Tahun 2008
Awal 2008, nama Indscript Creative mulai muncul dan disosialisasikan ke berbagai jaringannya. Mengusung nama “Ind” yang berasal dari Indari,  “script” artinya tulisan, dan “creative” artinya kreatif. Agensi naskah yang memosisikan diri sebagai agensi naskah nomor 1 di Indonesia ini terus berkembang dengan sangat pesat. Masuknya klien-klien baru disebabkan kekuatan dari word of mouth dari satu klien ke klien yang lainnya membuat Indscript Creative meningkat baik secara omzet, jumlah klien, hingga jumlah produksi buku.

Tahun 2009
Indscript Creative terus menjadi trendsetter dengan hadir dan menjamurnya agensi-agensi naskah di Indonesia, mulai dari yang diatur secara personal maupun manajemen. Pada saat ini, tim Indscript Creative semakin berkembang. Awalnya, dikelola satu orang hingga meningkat menjadi 16 orang dengan ratusan jaringan penulis, jumlah klien lebih dari 30 penerbit, serta produksi buku hingga 60 buku per bulan.

Tahun 2010
Untuk pertama kalinya Indscript Creative diberikan penghargaan. Indari Mastuti menjadi Perempuan Inspiratif Nova 2010 karena bisnis agensi naskah ini dinilai menjadi suatu bisnis yang unik, mencerdaskan, dan menginspirasi perempuan Indonesia. Pada tahun ini, produksi naskah mulai berkurang dikarenakan fokus pada kualitas produk dan bekerjasama dengan berbagai penerbit ternama di Indonesia seperti Gramedia Pustaka Utama.
Tahun ini, tepatnya bulan Mei 2010. Indscript Creative dan Indari mencetuskan komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN), di mana komunitas ini menjadi pusat pembinaan bagi penulis baru khususnya ibu rumah tangga. Komunitas ini terus berkembang pesat dan kini telah memiliki anggota sebanyak 5.600 orang.

Tahun 2011
Penghargaan demi penghargaan didapatkan oleh Indscript Creative. Agensi naskah ini membawa Indari sebagai pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2011, sebuah kompetisi bergengsi di Indonesia yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri.



Tahun 2012
Pengubahan manajemen Indscript Creative telah mengubah banyak hal di agensi naskah ini, salah satunya adalah melakukan personal branding dan corporate branding membawa Indscript pada pencapaian berbagai penghargaan seperti Kartini Awards versi Surabaya Plaza Hotel 2012, Wanita Wirausaha Femina 2012, Kartini Next Generation 2012, dan Kartini Awards versi Majalah Kartini 2012. Indscript Creative juga mendapatkan liputan dari berbagai media cetak, seperti Nova, Kartini, Femina, Republika, Hidayatullah, Ummi, Digest & Reader Indonesia, Good Housekeeping, Wanita Indonesia, Pikiran Rakyat, Jawa Pos, dan berbagai media populer di Indonesia.

Tahun 2013
Setelah keberhasilan melakukan personal branding dan corporate branding inilah, maka pada tahun ini Indscript Creative mengepakkan sayap lebih luas dengan meluncurkan, “Personal Branding Agency” bersama Chairman professional di bisnis Internasional, Wempy Dyocta Koto.

Contoh OUTLINE Naskah Buku

Judul: La Taias for Akhwat
Pembaca Perempuan, usia 15-35
Genre Kumpulan kisah inspiratif
Jumlah Halaman 252 halaman (Termasuk Cover, Kata Pengantar, ucapan terima kasih, Biodata)
Ukuran Buku 135x200 mm, softcover
Tema Kumpulan kisah yang menginspirasi bagi kaum muslimah yang masih single
Kelebihan Naskah
• Sudah banyak kumpulan kisah baik yang dikhususkan bagi golongan tertentu ataupun umum yang membludak di pasaran. Tapi baru beberapa kumpulan kisah yang menginspirasi, dikhususkan bagi kaum akhwat. Poin ini lah yang menjadi nilai utamanya.
• Membahas seluk-beluk dunia akhwat hingga ke hal yang paling remeh, seperti penampilan misalnya, yang mempunyai bab khusus. Membaca kisah didalamnya akan mengajak para akhwat bahwa mereka tidak sendiri.
• Membaca kisah didalamnya akan membuat pembaca tidak hanya meulu diajak berkeluh-kesah akan keresahan cerita, tapi diajak untuk menelaah isi kemudian diberikan solusi pada akhirnya.
• Akan ada kutipan ayat Quran, hadits atau kalimat-kalimat penyemangat didalam bukunya, sebagai penguat isi setiap kisah.
• Selain kisah para muslimah yang terlibat didalam buku ini akan ada kisah dari jaman para nabi atau kisah-kisah orang sholeh dengan isi cerita yang menginspirasi. Cerita disesuaikan dengan tema di setiap babnya atau dari salah satu kisah konributor. 40 % kisah teladan Islami, 60% kisah para jilbabers.

Kompetitor buku sejenis La Tahzan for Broken Hearted Muslimah (Asma Nadia, Lingkar Pena Publishing House), Duhai Muslimah Bersyukurlah (Pipiet Senja dkk, Jendela), Jadilah Wanita yang Paling Bahagia (Dr. ‘Aidh Bin Abdullah Al-Qarni, Irsyad Baitus Salam), Jangan Jadi Muslimah Nyebelin (Asma Nadia, Lingkar Pena Publishing House), Chicken Soup for the Woman’s Soul (Jack Canfield dkk, PT Gramedia Pustaka Umum).

Penulis Honney Miftahuljannah

SINOPSIS:
Dunia akhwat sungguh indah dan unik. Banyak llika-liku yang dijalani. Lahirnya sebuah ide buku La Taias for akhwat adalah sungguh merupakan langkah yang sangat tepat sekali. Akan ada banyak akhwat di luar sana ketika membaca buku ini merasakan nasib yang sama, bahwa mereka tidak sendiri. 
Buku ini berisi tentang kumpulan kisah suka duka seorang akhwat menjalani hidupnya yang berpelangi. Dari seluk-beluk dunia fashion, menjalani dunia dakwah hingga bertahan dalam badai kehidupan yang menimpa dalam menjalani tanda cinta yang diberikan oleh-Nya. Kisah yang tidak selalunya tentang keluhan para muslimah, tapi juga sebuah cerita yang bisa diambil hikmahnya disetiap kisah.
Selain cerita yang diperoleh dari para jilbabers yang membagikan kisahnya, didalam buku ini akan ada beberapa kisah pada jaman nabi atau kisah orang-orang sholeh yang bisa diambil hikmahnya. Sebuah cerita yang menerangkan bahwa dahulu, para nabi atau orang sholeh pun mengalami hal yang sama. Membaca kisah tersebut membuat hati kita terbuka, perjuangan yang dijalani masih belum seberapa dibandingkan mereka. 
Jadi, Ukhti jika engkau bersedih karena target ibadah tidak terpenuhi adalah wajar, banyak khawatir melihat orang disekitar jauh dari tuntunan Islam merupakan hal yang lumrah, tergoda untuk mengikuti mode yang mulai menjau dari tuntunan Islam adalah sah-sah saja, gelisah ketika badai kehidupan yang tak kunjung reda bukan lah perkara yang aneh, resah karena ikhwan berjanggut dengan kuda putihnya tak kunjung tiba itu bukan sebuah dosa besar!
Duhai, kaum muslimah dengarkan lah ini “Innalloha ma’ashobirin.. Allah beserta orang-orang yang sabar!” Teguhkan di hati akan kecintaan-Nya. Allah sedang menyiapkan sebuah rumah lengkap beserta tamannya yang indah di surga sana bagi orang yang sabar. Segera peluk, kelembutan kasih sayang itu dengan penuh senyuman. 

Kita istimewa, kita indah, kita unik, kita terhormat… 

Ukhti La Taias, jangan lah berputus asa.



Pengantar dari penulis


Akhwat adalah Makhluk Indah
Tidak harus menampilkan secara terbuka apa yang telah Allah anugerahkan sejak pertama kalinya kita lahir kepada khayalak ramai. Menutup dengan sempurna, menjadikan kaum akhwat begitu indah. 
Akan ada beberapa kalimat penyemangat juga puisi sebagai sebuah hidangan pembuka buku ini.
Ukhti, gunakan teropong terbalik
Dari dalam baru keluar, begitu kata Stephen Covey dalam bukunya 7 habits for highly effective people. Lihat diri pribadi dulu, kokohkan lingkaran terdalam baru meluas secara perlahan menuju lingkaran luar. Gunakan teropong terbalik agar lebih mudah melihat keadaan diri kita sendiri.
Mendakwahi diri sendiri (evaluasi diri terlebih dahulu) menjadi tantangan luar biasa ketika kita tergelitik untuk sibuk berceramah kepada orang lain. Juga ketika memasuki gerbang menuju dunia luar dari kalangan Islam atau dari non Islam.

BAB 1 Ya, Kamu Spesial!
Kumpulan kisah yang berisi tentang penguatan diri, bahwa seorang akhwat adalah istmewa. Dan ketika perempuan lain sibuk dengan penampilan dan pergaulan bebasnya, kaum akhwat tampil dengan elegan dengan pakaian takwa dan sikapnya yang terpelihara. Ya, kaum akhwat adalah istimewa.

BAB II Jilbab vs Dunia Fashion
Banyak kisah yang dibagi dalam dunia fashion ini. Dari suka duka awal mula berhijab, hingga tergoda untuk mengikuti mode baju muslimah terkini yang cenderung tidak sesuai apa yang dianjurkan didalam Quran. Atau kisah para muslimah yang belum menyadari bahwa dirinya adalah duta Islam, dengan penampilannya yang cuek.

BAB III Muslimah dan Dunia Dakwah
Sampaikan lah walau satu ayat, begitu isi salah satu hadits. Ketika seorang akhwat memiliki kesadaran tinggi akan peningkatan amalan-amalannya, keinginan mengajak orang lain ke dalam kebaikan pun sama meningkatnya. Banyak kisah yang terjadi ketika seorang akhwat mencoba untuk mengingatkan, meski itu hal kecil dan disampaikan kepada saudara sendiri misalkan. Dunia dakwah ini akan terus berlanjut, meski “hanya” menyampaikan satu ayat.

BAB IV Akhwat dan Panah Cupid
Siapa bilang kaum akhwat bisa lolos dari tembakan panahnya Cupid? Akhwat juga seorang perempuan biasa yang telah dikaruniakan oleh-Nya, sebuah hati yang mendesir kala melihat seorang laki-laki yang begitu gagah dihadapannya. Apalagi si lelaki tersebut menggunakan “atribut” ikhwan seperti janggut, celana ngatung dan pemahaman Islamnya yang luas. Sudah pasti hatinya kalang kabut dibuatnya ketika sang ikhwan memberikan perhatian yang khusus. 
Tapi seorang akhwat paham betul bagaimana tata krama hubungan antara seorang ikhwan dan akhwat berdasarkan Islam. Ada jembatan bernama taaruf menuju gerbang pernikahan. Seorang muslimah akan diuji kesungguhan niatnya ketika ia bertekad hanya sekedar mengenal sang ikhwan hingga menunggu kesungguhan sang ikhwan untuk melamarnya. Banyak mereka yang lolos dari lubang jarum taaruf ini, tak sedikit juga mereka yang malah menyibakkan tirai tipis antara taaruf dan pacaran. 
Bab ini memuat kisah tentang para akhwat yang bergumul dengan perasaannya terhadap para ikhwan. Dari mereka yang hanya menjalani beberapa hari saja proses taaruf hingga akhirnya menikah, atau bahkan menjalani proses tersebut bertahun-tahun hingga kandas ditengah jalan. 

Bab V Girlz, Please Don’t Cry Setiap orang pasti mengalami kehidupan yang pasang surut, kadang hidup di atas kadang hidup di bawah. Seorang akhwat tak jarang juga di upgrade oleh-Nya untuk meningkatkan level. Cerita-cerita tentang ketabahan para muslimah ketika dilanda badai kehidupan.

Bab VI Bunga Gurun Pasir
Banyak tokoh Islam perempuan yang menginspirasi ribuan akhwat. Bab ini bercerita tentang para akhwat yang begitu terinspirasi oleh para tokoh perempuan dalam dunia Islam, hingga mampu merubah kehidupannya menuju atau menjadi lebih baik.

Last but not least Sebuah penutup dari keseluruhan isi cerita.

PROFIL PENULIS

Perempuan dengan nama Honney Miftahuljannah, merupakan alumnus UNPAD jurusan Sastra Inggris, lahir di Bandung 5 Juli 1981. Seorang full time mommy yang telah dikaruniai tiga orang anak. Mencintai dunia menulis dan begitu tergila-gila dengan buku. Mempunya hobi travelling, khususnya backpacker ala emak-emak. Sudah ada beberapa tulisannya yang dimuat dalam bentuk antologi, diantaranya Ngaji Yuk (Indie Publishing, 2011), Cobek Digital Emak (Moms Creative Writing, 2011), Kacamata Pengantin (Moms Creative Writing, 2011), Emak Gokil (Rumah Ide, 2011), Baby Traveler (Indie Publishing, Oktober 2011), Girl's Power (Indie Publishing, Mei 2011), Amazing Moms, (Gramedia Pustaka Umum, 2012), Mother Bukan Monster part 2, (Gong Publishing, dalam proses terbit), For The Love of Mom (Imania, dalam proses terbit). 
Jika ingin berkenalan lebih jauh, bisa menghubungi emailnya di zhaaid@yahoo.com, FB: http://www.facebook.com/Mrs.Beez, Twitter: Mrs_HoneyBee, atau blognya di www.zhaaid.multiply.com. 


Contoh Tulisan I

Sampaikan lah Walaupun Satu Ayat

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya”. 
QS. Al-Qashash (28); 56

Sulit ternyata ya? Setelah mengalami sendiri, menyampaikan sebuah kebenaran telah menjadi tantangan tersendiri. Apalagi yang ingin diingatkan adalah orang terdekat kita. Inginnya berdiam diri saja, membiarkan mereka berkubang dengan kehidupan yang tidak sesuai dengan tuntunan-Nya, tapi orang-orang ini begitu saya sayangi. Melihat mereka tumbuh dari ketika masih bayi sampai beranjak besar seperti sekarang ini. Berdiam diri malah semakin tersiksa ketika mengetahui mereka tetap saja asyik bertingkah seperti itu.
Mengajak seseorang siapapun itu, tetap saja harus ada strategi matang untuk menyentuhnya. Jika tidak tepat, alih-alih tertarik yang ada malahan sebuah penolakan besar-besaran. Hal yang tidak diinginkan pastinya. Mencoba secara lemah lembut untuk menegurnya, berpikir puluhan kali untuk memulai sebuah kalimat ajakan. Ternyata, hati ini koyak pada akhirnya membaca responnya. Kaget dengan perkataan yang mereka keluarkan. Seperti ini kah anak muda jaman sekarang?.
You have no right! bla....bla...bla


daaaaaan, inilah BUKU yang sudah terbit ^__^



Nanit NGGAK Mau Jadi PENULIS...

Pada suatu hari, saya bertanya pada Nanit apa cita-citanya...

Bunda: Nanit, cita-citana naon?
Nanit: Hoyong janten penyanyi, tapi teu kenging ku ayah
Bunda: Kumaha mun Nanit janten penulis we?
Nanit: Alim ah bun...
Bunda: Naha?
Nanit: Penulis mah di payuneun laptop wae, wios kitu mah Nanit bade janten PEMBACA :)
Bunda: Olalala....*sae sae sae

Translate:

Bunda: Nanit, cita-citanya apa?
Nanit: Pingin jadi penyanyi tapi nggak boleh sama ayah
Bunda: Gimana kalau Nanit jadi penulis aja?
Nanit: Nggak mau ah, bun...
Bunda: kenapa?
Nanit: Penulis di depan laptop terus, kalau gitu sih Nanit jadi pembaca ajah :)
Bunda: Olalala....*bagus bagus bagus

Dan, Nanit emang anak yang suka baca---cita-citanya sudah terkabul, nak :)



Ammar Bertanya Tanpa Henti----



Ammar: Eta naon?
Bunda: Gitar
Ammar: Kanggo naon?
Bunda: kanggo main musik
Ammar: Musik naon?
Bunda: Musik pop *mulai klenger
Ammar: Pop tehh naon?
Bunda: Lagu nu enakeun
Ammar: Lagu kumaha?
Bunda: Bintang kecil misalna *pengen juling
Ammar: Bintaang dimana?
Bunda: Di langit *mulai pusing kepala
Ammar: Langitna mana?
Bunda: Di luhur
Ammar: Luhur mana?
Bunda: +-?/(# *pingsaaaaan