Antara CEMBURU dan CINTA

Sepanjang perjalanan seorang sahabat mengeluarkan unek-uneknya seputar istrinya yang over protective dan posesif. Saya menjadi pendengar yang setia dan sesekali melemparkan humor untuk mencairkan suasana yang agak ‘panas’
Ceritanya seru mengenai kecemburuan istrinya yang membabi buta. Saya hanya menyatakan satu hal “Cemburu itu karena CINTA dan beruntunglah Anda karena itu berarti istri Anda mencintai dan tak ingin kehilangan Anda”
Belajar dari pengalamannya, pengalaman sekian sahabat yang menceritakan ‘pemeliharaan’ istrinya. Saya sebagai seorang perempuan hanya bisa berempati. Berani mencintai adalah berani menanggung berbagai perasaan, berani jatuh cinta adalah berani berkorban. Jujur, sebagai seorang perempuan yang belum menikah tapi pernah jatuh cinta saya pun merasakan perasaan yang sama dengan perempuan yang lainnya. “Cemburu karena Mencinta”

No comments:

Post a Comment